heboh

yang bikin heboh :
Koalisi Protes Boediono
Boediono dinilai tidak penuhi kriteria cawapres SBY.JAKARTA — Mencuatnya Boediono sebagai calon wa kil presiden pendamping Susilo Bambang Yu dho yono (SBY), mendapat reaksi dari partaipar tai mitra koalisi Partai Demokrat (PD). PAN, PKS, PPP, dan PKB, me wacanakan pembentukan po ros alternatif.Mereka me nilai nama Gubernur BI itu mencuat tanpa komunikasi. Sekjen PKS, Anis Matta, mengaku baru mendengar na ma Boediono pada Senin (11/5). ‘’Sementara besok (hari ini—Red) sudah ada penandatanganan kontrak politik. Ini jelas indikasi yang kurang baik,’‘ kata Anis Matta dalam pertemuan keempat partai itu di ruang Fraksi PKS.Pertemuan itu dihadiri Sekjen PAN, Zulkifli Hasan; Ketua DPP PKB, Imam Nahrowi; Ketua DPP PPP, Lukman Hakim Saifuddin. Mereka menya takan terkejut dengan munculnya nama Boediono dan khawatir menurunkan militansi ka der partai pendukung koalisi dalam Pemilu Presiden.Apalagi, mereka memandang Boediono tidak memenuhi syarat cawapres yang disampaikan SBY. Syarat keempat adalah akseptabilitas,..republika 13/05/09

JUMAT, 22 MEI 2009 | 19:16 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pasangan capres dan cawapres Megawati-Prabowo menyiapkan sekitar Rp 15,05 miliar untuk saldo awal dana kampanye Pilpres mendatang. Hal tersebut disampaikan Koordinator IT, Tabulasi Suara, dan Relasi KPU sekaligus Tim Kampanye Nasional Megawati-Prabowo, Arif Wibowo, saat menyerahkan kelengkapan berkas pendaftaran persyaratan pengajuan calon, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta.
“Saldo awal dalam rekening khusus dana kampanye sebesar Rp 15,05 miliar,” kata Arif, Jumat (22/5).
Ia menuturkan dana tersebut berasal dari sumbangan internal parpol dan simpatisan pasangan Mega-Prabowo.
“Intinya secara gotong royong untuk mengisi rekening, dan simpatisan,” ujarnya. Dana tersebut tersimpan di rekening tim kampanye nasional Mega-Prabowo, di BNI Cabang Kramat, Jakarta.
Nantinya, kata Arif, akan dilakukan pembukuan dan sumber dana akan dilaporkan seluruhnya kepada KPU.
Lebih jauh ia mengatakan pihaknya akan mempublikasikan nomer rekening khusus tersebut di berbagai media. Tujuannya, kata Arif, agar pendukung pasangan Mega-Prabowo dapat memberikan sumbangan. “Kami akan iklankan di media massa. Resminya hari Senin. Nanti sumbangan terbuka untuk umum,” ujarnya.

DEKLARASI KETIGA
Jakarta (SIB)
Sekitar 50 ribuan orang memadati tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jabar, Minggu untuk mengikuti acara deklarasi pasangan Calon Presiden (Capres) Megawati Soekarnoputri dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto.
Mereka beramai-ramai berjalan kaki menuju panggung utama karena akses jalan masuk terhambat oleh sejumlah bus, dan angkutan kota sewaan yang ditumpangi massa terparkir di sekitar jalan masuk.
TPA Bantar Gebang yang biasanya didatangi oleh para pemulung, hari ini dihiasi oleh atribut massa PDI dan Gerindra, dengan dominasi warna dasar partai tersebut, merah dan putih
Berdasarkan laporan pandangan mata ANTARA, tidak ada bau sampah yang tercium dari tempat yang dipadati dengan sampah rumah tangga penduduk Jakarta itu.
Lagu Padamu Negeri dikumandangkan di atas panggung oleh para pendukung Mega-Pro.
Terdapat tiga panggung di lokasi, panggung utama tidak dilengkapi dengan latar belakang sedangkan panggung satu lagi yang dikhususkan untuk group paduan suara, dihiasi dengan latar belakang poster Megawati dan Prabowo.
1.000 Kader PPP Hadiri Deklarasi Mega-Prabowo
Bendera PPP ikut memeriahkan deklarasi Mega-Prabowo. Tidak hanya itu, 1.000 kader partai yang mendukung SBY-Boediono itu juga diklaim ikut menghadiri deklarasi Mega-Prabowo.
“Dukungan terhadap kita bukan hanya dari Gerindra dan PDIP saja, tapi ada saudara-saudara kita dari PAN, dan ada seribu kader PPP yang hadir di sini,” kata MC deklarasi Mega-Prabowo, Dedy Gumelar alias Miing di lokasi deklarasi, TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jabar, Minggu (24/5).
Tak cuma bendera PPP, bendera PAN juga berkibar-kibar di TPA Bantar Gebang. Bendera itu dikibarkan kader PAN Bekasi. Pengurus PAN Bekasi mengaku mendukung Mega-Prabowo meski partainya secara resmi mendukung SBY-Boediono.
Selain bendera PDIP, Gerindra, PPP dan PAN, bendera Pakar Pangan dan Partai Sarikat Islam juga memeriahkan deklarasi Mega-Prabowo.
Terkait Pilpres, PAN sempat terpecah belah. Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir awalnya telah menjajaki koalisi dengan Prabowo. Namun Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Amien Rais menggelar rapat DPW yang isinya mendukung SBY. Secara resmi akhirnya partai ini menyatakan koalisi mendukung SBY-Boediono. Namun sikap tokoh parpol ini tidak bulat. Dradjat Wibowo misalnya lebih memilih mendekat ke pasangan JK-Wiranto.
Prabowo: Mari Rebut Kembali Kedaulatan Rakyat Indonesia
Cawapres Megawati, Prabowo Subianto dengan semangat membara memberikan sambutan dalam deklarasi pasangan capres-cawapres yang diusung PDIP dan Gerindra. Dalam sambutannya, Prabowo mengajak rakyat untuk merebut kedaulatan rakyat.
“Mari rebut kembali kedaulatan rakyat,” kata Prabowo berapi-api dalam sambutannya di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5).
Menurut Prabowo, ke depan, rakyat Indonesia mempunyai pilihan-pilihan yang sangat penting, yakni pilihan terhadap sistem ekonomi yang selama ini dianggap salah sehingga harus segera diganti.
“Pilihan di depan kita, sangat-sangat penting, sangat-sangat sederhana. Pilihan rakyat adalah apakah kita mau melanjutkan sistem yang salah? Apa mau lanjutkan sistem ekonomi yang tidak berhasil, atau kita kembalikan bangsa Indonesia kepada rakyat?” tanya Prabowo kepada ribuan massa.
Untuk itu, Prabowo menyatakan terimakasih kepada Megawati yang memberi kepercayaan kepadanya untuk berjuang kembali merebut kebesaran Indonesia.
“Saya siap berjuang demi rakyat Indonesia. Saya siap berjuang demi keadilan dan kebesaran Indonesia. Kami siap mengembalikan ekonomi Indonesia ke tangan rakyat Indonesia. Kami akan berjuang bersama rakyat demi keadilan, demi kesejahteraan,” pungkas Prabowo.
MEGA-PRO BERTEKAD BANGUN KEMBALI INDONESIA RAYA
Pasangan Calon Presiden (Capres) Megawati Soekarnoputri dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto meminta dukungan masyarakat dan siap berjuang untuk membangun kembali Indonesia Raya.
Megawati dalam pidato deklarasi mengatakan, dirinya menyambut baik segala bentuk dukungan yang hingga kini telah diberikan oleh kaum petani, nelayan, buruh, pemulung, pedagang, tani, yang secara spontan datang ke lokasi deklarasi di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu.
“Begitu banyak dukungan yang telah diberikan kalangan masyarakat kecil dengan datang ke Bantar Gebang untuk menyuarakan gema dari harapan dan optimisme terdalam rakyat. Suaranya memanggil saya dan Prabowo untuk berteduh bersama rakyat untuk membangun kembali Indonesia Raya,” kata Mega.
Mega juga meminta dukungan doa dan partisipasi masyarakat yang memiliki hak pilih untuk memberikan suaranya bagi pasangan Mega-Prabowo pada Pilpres 8 Juli mendatang
Mega Siap Berpeluh Bersama Rakyat Membangun RI
Capres PDIP Megawati menyatakan siap berpeluh bersama rakyat untuk kembali membangun Indonesia. Ia meminta para pendukungnya berjuang keras untuk memenangkan duet Mega-Prabowo.
“Gema harapan dan optimisme rakyat, suara yang memanggil saya dan Mas Prabowo untuk berpeluh bersama rakyat untuk kembali membangun Indonesia,” kata Mega. Mega saat itu mengenakan baju warna hitam dengan aksen warna merah. Mega juga memakai gelang dan cincin emas.
Mega mengingatkan jalan untuk memenangkan duet yang mengusung ekonomi kerakyatan tidak gampang. Perjuangan keras sangat dibutuhkan. Mega lantas menanyakan kepada pendukungnya apakah siap untuk ikut berjuang bersama-sama.
“Apakah saudara yang hadir sanggup memberikan dukungan kepada kami, sebarkan ke penjuru tanah air kalian akan pilih kami sebagai capres dan cawapres 2009-2014. Sanggup?” teriak Mega.
Para pendukung Mega menjawab teriakan itu dengan teriakan sanggup, sanggup berkali-kali. Mega lantas menutup pidatonya dengan teriakan merdeka, merdeka.
Berapi-api, Prabowo Ajak Pendukung Cek DPT
Prabowo Subianto berpidato penuh semangat dan berapi-api saat deklarasi Mega-Prabowo. Ia mengajak ribuan pendukungnya memilih pasangan Mega-Prabowo di Pilpres. Ketua Dewan Pembina Gerindra ini pun mengajak mereka mengecek Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Kalian sudah masuk DPT belum? Jangan mau kalau kalian tidak dimasukkan ke dalam DPT,” kata Prabowo.
Sambil mengepalkan tangan dan sesekali berteriak hidup Mega, Prabowo juga mengajak pendukungnya untuk ke TPS pada Pilpres 8 Juli.
“Mari berjuang untuk keadilan rakyat. Merdeka…merdeka…” tutup Prabowo.
Mega Berpeluh Keringat & Prabowo Berpeci di Bantar Gebang
Pasangan Megawati dan Prabowo Subianto benar-benar ‘membakar’ Bantar Gebang, Bekasi. Kedatangan mereka disambut ribuan pendukung. Terik matahari sore tidak mengganggu meriahnya acara.
Persis pukul 15.00 WIB, Minggu (24/5), acara deklarasi dimulai. Lagu Indonesia raya dinyanyikan kedua pasangan dan ribuan pendukung dengan semangat..

PKS ..?
SENIN, 25 MEI 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara terbuka mengakui adanya kekhawatiran atas elektabilitas SBY yang terus dikejar oleh dua kompetitornya, Jusuf Kalla dan Megawati Soekarnoputri. Wakil Sekjen DPP PKS Zulkieflimansyah mengatakan, berdasarkan survei internal, jarak persentase antara SBY dan dua kandidat lain cukup tipis.

“Kami (PKS) khawatir kalau SBY kalah karena untuk mendapatkan kemenangan tidak mudah. Kalau melihat survei terbaru, jarak ketiga-tiganya masih dekat. Selisih yang paling tinggi dengan yang paling rendah hanya 10 persen,” ujar Zulkiefli pada sebuah diskusi, Senin (25/5) di Jakarta.

Berdasarkan survei tersebut, SBY masih berada pada posisi teratas. Selain itu, Zulkiefli kembali mengutarakan dilema yang dihadapi PKS untuk menjelaskan mengapa partainya berkoalisi dengan Demokrat. Alasan utama, melihat elektabilitas dan besarnya peluang SBY untuk menang.

“Kita percaya bahwa berdasarkan survei, elektabilitas SBY masih lebih tinggi dari yang lain. Ya namanya ijtihad politik, bisa saja salah,” ujarnya.
Bagaimana jika pasangan SBY-Boediono kalah? “Ya, PKS harus siap menjadi oposisi,” kata Zukiefli.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: